Friday, February 5, 2016

2 Gudang Bahan Bangunan Disegel Karena Jual Besi Tak Sesuai SNI

KENDARI, KOMPAS. com - Dua gudang penyimpanan besi beton di Kendari, Sulawesi Tenggara digerebek Tim Direktorat Pengawasan Barang Tersebar Kementerian Perdagangan Pusat, Selasa (25/6/2013). Dua gudang itu didapati jual harga besi beton yang tidak cocok bersama Standard Nasonal Indonesia (SNI).

Dalam operasi itu, tim menyegel gudang itu bersama memakai garis PPNS. Tindakan penyegelan memperoleh memprotes dari distributor besi beton di Jalan Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Bende, Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Kenapa disegel pak, ukurannya telah sesuai sama, segala data pembelian ada, ” kata Nur Alam, distributor besi beton.

Menyikapi memprotes distributor, salah sorang tim meterologi Kemendag menerangkan, penyegelan dua gudang dikerjakan lantaran besi yang disimpan tidak cocok Standard Nasional Indonesia (SNI).

Direktor Pengawasan Barang Tersebar Kementerian Perdagangan & Perindustrian Inayat Iman menyampaikan, penggerebekan itu adalah sisi dari crash program di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Menurut dia, apabila diketemukan besi baja yang tidak cocok ukuran, pihak Kemendag bakal lakukan sistem hukum. " Untuk setelah itu tak dapat lagi ada besi beton yang tidak cocok ukuran. Bila diketemukan, jadi kami bakal pidanakan, ” tegas Inayat.

Inspeksi mendadak yang dikerjakan Kementerian Perdagangan & Perindustrian pusat dikerjakan dengan cara bertahap di semua Indonesia. Maksudnya adalah untuk kurangi beberapa bahan bangunan yang tidak cocok standard SNI.

No comments:

Post a Comment